SIPFest 2026 bertajuk asiaria. Kami merayakan sekaligus meriakan karya-karya seniman Asia dan diaspora Asia.

TIKET TERUSAN

Beli tiket sekarang! sebelum harga presale berakhir

TIKET DAN JADWAL PERTUNJUKAN

Salihara Arts Center

Jl. Salihara No.16, Ps. Minggu,
Kec. Ps. Minggu,
Kota Jakarta Selatan,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520

Butuh Bantuan? Hubungi Kami

Tentang SIPFest 2026
asiaria

Tahun ini, 2026, seperti tahun-tahun genap terdahulu, kami menghadirkan SIPFest, Salihara International Performing-arts Festival. Sebuah program istimewa dua tahunan yang menampilkan sepilihan karya seni pertunjukan yang kami anggap sangat baik, menarik dan berkelas, bahkan beberapa penampil tergolong sangat mumpuni sejak puluhan tahun dan terkenal di dunia seni pertunjukan. Sebagian lagi adalah seniman-seniman muda dan cemerlang yang menghadirkan karya mereka dengan ide-ide segar dan pintar. Mereka adalah penampil-penampil yang membuktikan bahwa SIPFest adalah sebuah festival seni pertunjukan yang perlu ditonton, puncak dari seluruh program seni pertunjukan kami selama dua tahun terakhir. 

SIPFest 2026 ini akan sangat terasa berbeda dari SIPFest sebelumnya. Entah karena algoritma pemrograman atau karena lingkaran interaksi kami dengan para penampil pada dua tahun belakangan, kami akan menampilkan seniman-seniman dari Asia, baik yang berdomisili dan berkarya di benua ini, maupun seniman diaspora Asia di negara lain. Mereka adalah Sankai Juku (Jepang), Ho Rui An (Singapura) dan Wang Chong (Tiongkok). Seniman diaspora Monica Lim & Mindy Meng Wang (Australia/Tiongkok), Ruben Reniers & Irene Tanuwidjaja (Belanda/Indonesia), serta seniman-seniman dari negeri sendiri, seperti Melati Suryodarmo, Rukman Rosadi, Siko Setyanto dan kelompok musik KUNTARI.

SIPFest 2026 bertajuk “asiaria”. Kami merayakan sekaligus meriakan karya-karya seniman Asia dan diaspora Asia. Selain seniman-seniman tersebut di atas kami juga memproduksi sebuah pertunjukan teater berkolaborasi dengan penulis naskah Alfian Sa’at (Singapura), sutradara Iedil Dzuhrie Alaudin (Malaysia) dan para pemain teater alumni Kelas Akting Salihara yang tergabung dalam kelompok AKSARA. Nadirah, karya yang telah dimainkan di negeri asalnya Singapura, adalah karya yang sangat kuat hubungannya dengan budaya Indonesia. Untuk itu kami akan menampilkan karya ini dengan pemain-pemain dari Indonesia. Kolaborasi tiga negara ini adalah yang pertama kami lakukan. Keriaan “asiaria” juga kami harapkan terjadi dari cross cultural di antara para penampil dan para penonton.

Ciri khas SIPFest adalah tidak hanya menampilkan karya-karya jadi yang berkualitas baik, tetapi juga kami menampilkan karya-karya yang masih dalam proses penggarapan, yang segar dan dinamis, yang kelak, mudah-mudahan, akan jadi karya yang cemerlang juga. Ruang Karya Bertumbuh adalah program presentasi karya yang sedang berproses, sengaja ditampilkan agar dapat menciptakan dialog dengan penonton dalam proses penciptaannya. Akan tampil dalam sesi Ruang Karya Bertumbuh seniman-seniman dari Indonesia dan Korea Selatan: Fioretti Vera, Joned Suryatmoko, Boet Bismart, Frans Junias Jugganza dan Jiyoung Yoo 

SIPFest asiaria adalah sebuah perayaan yang akan berlangsung sepanjang 01-30 Agustus 2026. Kami mengajak anda sekalian untuk merayakan dan beria bersama kami, mengalami perhelatan seni pertunjukan ini di Komunitas Salihara. Selamat berfestival. Mari bersuka ria.

Segera datang